Pada hari Rabu, 31 Oktober 2024, telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Fakultas Ilmu Komputer yang mengangkat tema “Pentingnya Penilaian Kebutuhan untuk Meningkatkan Literasi di Era Digital.” Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pendidik, praktisi teknologi, dan perwakilan komunitas, yang berkumpul untuk membahas tantangan literasi di tengah kemajuan teknologi yang pesat. FGD dibuka oleh Ahmad Cucus, S.Kom., M.Kom, yang menekankan pentingnya penilaian kebutuhan sebagai langkah awal dalam memahami kesenjangan literasi. Dalam era informasi yang serba cepat, kemampuan untuk mengakses, memilah, dan menganalisis informasi menjadi sangat krusial. Para peserta membahas berbagai metode untuk melakukan penilaian kebutuhan yang efektif, serta strategi untuk menyesuaikan program literasi dengan kebutuhan spesifik komunitas. Diskusi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi non-pemerintah dalam merancang program literasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. “Literasi bukan hanya tentang akses informasi, tetapi juga tentang kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Penilaian kebutuhan adalah kunci untuk menciptakan program yang tepat sasaran,” ujar salah satu peserta. FGD ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi pengembangan program literasi yang lebih efektif, guna menghadapi tantangan digital dan teknologi di masa depan. Melalui kolaborasi dan pemahaman yang mendalam, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan literasi secara menyeluruh.
Menggali Kebutuhan SDM Teknologi Digital di Provinsi Lampung
Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Lampung mengadakan sebuah forum diskusi yang melibatkan para pakar dan akademisi. Acara ini dihadiri oleh Bapak Dr. Marzuki, S.Kom., M.Kom, dan Bapak Ahmad Cucus, S.Kom., M.Kom dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan SDM di sektor teknologi digital, yang semakin penting di era digitalisasi saat ini. Dalam sambutannya, Dr. Marzuki menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan SDM yang berkualitas. Bapak Ahmad Cucus menambahkan bahwa pendidikan yang relevan dan pelatihan berbasis keterampilan harus menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang. Diskusi ini juga membahas tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya akses terhadap pendidikan teknologi dan infrastruktur yang memadai. Melalui forum ini, diharapkan akan lahir solusi strategis yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM di bidang teknologi digital di Lampung, sehingga dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan langkah ini, Provinsi Lampung berkomitmen untuk menjadi salah satu pusat pengembangan teknologi digital di Indonesia, siap menghadapi tantangan masa depan dan beradaptasi dengan perubahan yang cepat.